JAYAPURA, Papua* – Suasana haru menyelimuti Dermaga Jayapura, Papua, saat KM Dorolonda sandar dengan selamat membawa ratusan penumpang dari Surabaya, Jawa Timur. Dari ujung barat hingga ujung timur Indonesia, perjalanan mencapai 6-7 hari di atas kapal kebanggaan masyarakat milik PT Pelni Persero itu meninggalkan kesan mendalam. Rasa terima kasih pun tumpah dari para penumpang untuk Nahkoda dan seluruh crew KM Dorolonda, Senin (01/06/26).
Bagi banyak penumpang, saat pelayaran panjang dari Surabaya–Jayapura bukan sekadar perjalanan biasa. Ada yang mudik setelah beberapa tahun, ada yang merantau mencari kerja, ada pula yang pulang membawa harapan baru. Dan di tengah laut lepas itulah, pelayanan KM Dorolonda menjadi “rumah kedua” mereka.
“Kami berangkat dari Tanjung Perak Surabaya dengan rasa cemas. Tapi sejak hari pertama, rasa itu hilang. Nahkoda dan crew menyambut kami seperti keluarga. Dari anjungan sampai dapur, semua melayani sepenuh hati,” ujar Bapak Markus Wenda dan siti asal surabaya, penumpang tujuan Jayapura, dengan mata berkaca-kaca.
Salah satu perwakilan penumpang yang mewakili rombongan dari Surabaya, Makassar, Baubau, Ambon, Manokwari, Nabire, hingga Jayapura, Bapak Paulus. K. Simonda, SH, MH, M.Th, CLA, C.Med, Direktur LBH Rumah Kaki Seribu, menyampaikan ucapan terima kasih secara resmi kepada manajemen PT Pelni Persero. Ucapan itu ditujukan khusus untuk Nahkoda KM Dorolonda beserta seluruh perwira dan crew.
Dengan penuh syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kami para penumpang KM Dorolonda rute Surabaya–Jayapura menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya.
Kepada Bapak Nahkoda beserta seluruh Perwira Anjungan, terima kasih atas komando yang bijaksana. Sehingga kapal ini menembus ombak besar di laut Jawa hingga laut Maluku dan Papua dengan penuh tanggung jawab. Sehingga setiap pengumuman dan setiap arahan keselamatan, membuat kami merasa aman dan terlindungi.
Untuk itu Kepada seluruh Crew KM Dorolonda, kami ucapkan terima kasih karena sudah melayani 3 kali makan yang hangat di setiap hari, senyum tulus saat menyajikan makanan, dan kesediaan membantu penumpang baik itu yg lansia, ibu hamil, serta anak-anak kecil. Rasa “makan di rumah” itu nyata di atas KM Dorolonda, dari Surabaya sampai Sorong dan Jayapura.
Kepada Jenang 1 dan Crew KKM, Teknisi, dan botlir bagian kebersihan, kami ucapkan terima kasih karena kapal selalu terang, air bersih mengalir, dan seluruh ruangan terjaga kebersihannya. Kerja seluruh crew KM Dorolonda di balik layar itulah yang membuat kami bisa tidur nyenyak selama pelayaran.
Kepada Crew Keamanan, kami juga ucapkan terima kasih atas rasa aman 24 jam. Karena dengan kehadiran petugas keamanan membuat kami, para penumpang dari berbagai suku dan agama, merasa nyaman tanpa khawatir.
Khusus Kepada Direksi PT Pelni Persero, KM Dorolonda adalah bukti nyata semboyan “Melayani Sepenuh Hati”. Kapal ini telah menyatukan Nusantara. Dari Surabaya di barat, melewati pulau-pulau, hingga Jayapura di ujung timur Indonesia, KM Dorolonda menjembatani rindu dan harapan kami.
Kami tiba di Jayapura dengan selamat, sehat, dan hati yang hangat. Semua itu karena dedikasi Nahkoda dan seluruh Crew KM Dorolonda. Semoga Tuhan membalas setiap kebaikan mulai dari Nahkoda, KKM, Mualim 1, Jenang 1, bersama seluruh perwira dan crew selalu di berikan kesehatan, keselamatan, dan rezeki berlimpah.
Kepala Cabang PT Pelni mulai dari Surabaya, makasar, Bau-bau, Namlea, Ambon, Sorong, Manokwari, Nabire hingga Jayapura kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi. “Ini bukti bahwa kerja keras crew KM Dorolonda dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami akan terus jaga kualitas pelayanan agar Pelni tetap menjadi urat nadi transportasi laut nasional,” kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum Rumah Kaki Seribu".
Nahkoda KM Dorolonda, Capt. Rommy, mengaku terharu membaca ucapan penumpang. “Tugas kami memang membawa penumpang selamat sampai tujuan. Tapi kalau penumpang merasa seperti di rumah sendiri, berarti crew kami sudah bekerja dengan hati. Terima kasih kembali untuk kepercayaan Bapak/Ibu sekalian,” ucap Nahkoda bersama crew KM Dorolonda.
KM Dorolonda memang dikenal sebagai salah satu kapal penumpang dengan rute terjauh di Indonesia. Surabaya–Jayapura adalah potret mini Indonesia: beragam suku, agama, dan bahasa bersatu di atas satu dek. Dan di tengah perbedaan itu, pelayanan tulus crew KM Dorolonda menjadi perekat.
Perjalanan panjang telah usai, tapi kenangan hangat di atas KM Dorolonda akan terus dibawa penumpang sampai ke rumah masing-masing di Tanah Papua. Dari Surabaya sampai Jayapura, satu pesan yang sama: Terima kasih, KM Dorolonda.
(Tim/Red)

0 Komentar