Padang — Lapas Kelas IIA Padang kembali menggelar razia gabungan sebagai upaya menegakkan disiplin serta memperkuat efektivitas pengawasan internal di lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan tersebut menjadi implementasi nyata dari deklarasi Zero Halinar yang sebelumnya telah dilaksanakan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lapas yang bersih dari handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan.
Razia dilakukan secara menyeluruh pada Jumat, 8 Mei 2026, pukul 10.00 WIB dengan menyasar kamar hunian warga binaan. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Lapas Kelas IIA Padang, Ronaldo Devinci Talesa, turun langsung memimpin jalannya penggeledahan bersama aparat penegak hukum (APH) dan jajaran petugas lapas.
Petugas melakukan pemeriksaan dari kamar ke kamar guna memastikan tidak adanya barang-barang terlarang yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas. Kegiatan ini juga menjadi langkah preventif untuk meminimalisir potensi pelanggaran yang melibatkan warga binaan maupun oknum tertentu.
Dalam keterangannya, Ronaldo Devinci Talesa menegaskan bahwa razia rutin merupakan bagian dari komitmen pihaknya dalam menjaga integritas dan keamanan lingkungan pemasyarakatan.
“Deklarasi Zero Halinar bukan hanya seremonial semata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengawasan yang konsisten. Kami berkomitmen menciptakan lapas yang bersih, aman, dan bebas dari barang terlarang,” ujarnya.
Kegiatan razia berlangsung dengan tertib dan humanis. Sinergi antara petugas lapas dan aparat penegak hukum diharapkan mampu memperkuat pengawasan internal sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Barang-barang hasil razia yang ditemukan petugas kemudian dimusnahkan dengan cara dibakar sebagai bentuk komitmen nyata dalam memberantas kepemilikan barang terlarang di dalam lapas.
Dengan adanya razia rutin dan pengawasan berkelanjutan, Lapas Kelas IIA Padang menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemasyarakatan yang bersih dari Halinar serta menciptakan suasana pembinaan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga binaan.
TIM)
0 Komentar