Padang, – Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2569 Buddhist Era (BE) yang jatuh pada 31 Mei 2026, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., bersama Wakil Direktur Lalu Lintas (Wadirlantas) Polda Sumbar, AKBP Yudho Hontoro, S.I.K., M.I.K., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh umat Buddha yang merayakan Hari Raya Waisak.
Ucapan tersebut menjadi wujud penghormatan terhadap keberagaman yang hidup dan tumbuh di tengah masyarakat Indonesia, khususnya di Sumatera Barat yang dikenal menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, persatuan, dan kerukunan antarumat beragama.
Dalam momentum suci tersebut, Dirlantas Polda Sumbar menegaskan bahwa Hari Raya Waisak bukan hanya menjadi perayaan keagamaan bagi umat Buddha, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat tentang pentingnya menjaga kedamaian, mengedepankan kebijaksanaan, serta memperkuat rasa kasih sayang terhadap sesama manusia.
Kombes Pol. H.M. Reza Chairul Akbar Sidiq menyampaikan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan Waisak sangat relevan dengan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. Semangat pengendalian diri, penghormatan terhadap sesama, serta upaya menciptakan kedamaian merupakan fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.
“Momentum Hari Raya Waisak mengajarkan pentingnya kesucian pikiran, ucapan, dan perbuatan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat untuk terus menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, dan membangun lingkungan yang aman serta damai bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Wadirlantas Polda Sumbar AKBP Yudho Hontoro menyampaikan bahwa keberagaman merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga bersama. Menurutnya, perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi penghalang untuk saling menghormati dan bekerja sama dalam mewujudkan kehidupan yang rukun dan harmonis.
Ia menambahkan bahwa semangat toleransi yang ditunjukkan dalam berbagai perayaan keagamaan merupakan cerminan kedewasaan masyarakat Indonesia dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.
“Hari Raya Waisak menjadi momentum untuk memperkuat nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, serta semangat hidup berdampingan secara damai. Mari bersama-sama menjaga kerukunan dan saling menghormati sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia,” kata AKBP Yudho Hontoro.
Selain menyampaikan ucapan selamat, jajaran Ditlantas Polda Sumbar juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Waisak sebagai sarana refleksi diri dalam kehidupan sehari-hari. Nilai kasih sayang, kepedulian, dan kebijaksanaan yang diajarkan dalam ajaran Buddha diharapkan dapat menjadi inspirasi untuk menciptakan lingkungan sosial yang lebih harmonis dan penuh kedamaian.
Di sisi lain, Ditlantas Polda Sumbar terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan pendekatan humanis, profesional, dan berorientasi pada keselamatan. Semangat melayani dengan hati tersebut selaras dengan nilai-nilai kemanusiaan yang diperingati dalam Hari Raya Waisak.
Momentum Waisak juga menjadi pengingat bahwa keamanan, ketertiban, dan keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan saling menghormati, diharapkan tercipta kondisi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga Sumatera Barat.
Menutup pesannya, Dirlantas Polda Sumbar dan Wadirlantas Polda Sumbar kembali mengucapkan Selamat Hari Raya Waisak 2569 BE kepada seluruh umat Buddha. Semoga peringatan suci ini membawa kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, serta keberkahan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
“Selamat Hari Tri Suci Waisak 2569 BE. Mari kita sucikan pikiran, ucapan, dan perbuatan untuk menebar cinta kasih kepada semua makhluk hidup. Semoga kedamaian dan kebahagiaan senantiasa menyertai kita semua.”
TIM
0 Komentar