Maybrat – Kapolres Maybrat Kompol Ruben Obed Kbarek, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Monitoring Kerukunan Kehidupan Beragama yang diselenggarakan oleh Pokja Agama Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MRP) Tahun Anggaran 2026, Kamis (19/03/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Aula Samosiret Kabupten Maybrat tersebut dihadiri oleh jajaran Pokja Agama MRP, unsur pemerintah daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.
Dari unsur Pokja Agama MRP, kegiatan ini dipimpin oleh Ketua Pokja Agama Isak Samuel Kawaktolo, S.Th., didampingi Wakil Alberd Edison Solossa, S.S., Sekretaris Idris Wugaje, S.Sos., serta anggota antara lain Vinventus P. Baru, St.M., URP., Agustinus Jitmau, S.E., M.Si., Albertina Kambuaya, S.Kep., Krispinus Tuturop, S.Pi., Rafel Mambrasar, S.Hut., dan Daud Asmuruf, S.Sos.
Sementara itu, dari unsur tamu undangan hadir Kapolres Maybrat Kompol Ruben Obed Kbarek, S.H., S.I.K., M.H., Perwakilan MRP Provinsi Papua Barat Daya selaku Wakil Ketua II Vinventus P. Baru, St.M., URP., Kapolsek Aifat IPTU Isak Samuel Ibo, S.H., Ketua Klasis Aifat Seprianus Assem, Pdt. Melfin F. Tuera, S.Th., Kepala Distrik Aifat Timur Bernadus Aikingging, Kepala Distrik Aifat Timur Tengah Ingansius Assem, S.Sos., serta perwakilan denominasi gereja kurang lebih 35 orang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Tanah Papua, serta dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pokja Agama.
Dalam sambutannya, Ketua Pokja Agama menyampaikan bahwa Pokja Agama memiliki peran penting dalam menjaga dan membina kerukunan kehidupan beragama di Papua sesuai dengan amanat Undang-Undang Otonomi Khusus Papua. Selain itu, Pokja Agama juga berfungsi dalam memberikan pertimbangan kebijakan, melindungi hak-hak umat beragama, serta memfasilitasi penyelesaian konflik keagamaan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh perwakilan pimpinan MRP Papua Barat Daya bersama Kapolres Maybrat dan Ketua Pokja Agama.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Maybrat Kompol Ruben Obed Kbarek, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa situasi keamanan di Kabupaten Maybrat hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif.
“Puji Tuhan, kondisi di Kabupaten Maybrat tetap aman dan kondusif. Hal ini berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama dan tokoh masyarakat,” ungkap Kapolres.
Kapolres juga menyoroti terkait peredaran minuman keras dan narkoba yang masih menjadi perhatian. Ia berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah dalam bentuk regulasi untuk mengatur peredaran minuman keras di wilayah Kabupaten Maybrat.
“Kami berharap adanya Peraturan Daerah yang dapat membantu menekan peredaran minuman keras, sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga,” tambahnya.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan dapat memperkuat sinergitas antara aparat keamanan, pemerintah daerah, serta tokoh agama dalam menjaga kerukunan kehidupan beragama dan stabilitas kamtibmas di wilayah Papua Barat Daya, khususnya Kabupaten Maybrat.
(Tim/Red)

0 Komentar