BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MEDIAONLINE "SENTRAL ONE"

Kabut Asap Karhutla Mengganggu Pandangan, Dirlantas Polda Sumbar Kombes Reza Chairul Akbar Sidiq Ingatkan Pengendara

 

PADANG, SUMATERA BARAT — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus mengingatkan masyarakat, khususnya para pengguna jalan, agar meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Imbauan tersebut menjadi bagian penting dari upaya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), terutama ketika kondisi jarak pandang pengendara mengalami penurunan akibat asap.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., melalui jajaran Ditlantas, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan faktor keselamatan ketika berkendara dalam kondisi lingkungan yang berkabut atau dipenuhi asap.

Dalam kondisi jarak pandang terbatas, pengendara dituntut lebih berhati-hati, tidak memaksakan kecepatan, serta selalu memperhatikan kondisi kendaraan maupun situasi lalu lintas di sekitarnya.

Materi imbauan yang disampaikan melalui jajaran Sat PJR Sumbar V Ditlantas Polda Sumbar juga menekankan sejumlah langkah keselamatan bagi pengendara. Di antaranya menggunakan masker untuk membantu melindungi pernapasan, menyalakan lampu ketika jarak pandang terbatas, mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, serta tidak melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan.

Langkah sederhana tersebut dinilai penting karena kondisi kabut asap tidak hanya berkaitan dengan kualitas udara, tetapi juga dapat memengaruhi keselamatan pengguna jalan. Pandangan pengendara yang terbatas dapat membuat jarak terhadap kendaraan lain maupun kondisi jalan menjadi lebih sulit diperkirakan.

Karena itu, pengendara diimbau untuk tidak terburu-buru ketika melewati wilayah yang mengalami gangguan jarak pandang. Kecepatan kendaraan perlu disesuaikan dengan kondisi jalan dan lingkungan sehingga pengendara memiliki waktu yang cukup untuk mengantisipasi apabila terjadi situasi tidak terduga.

Selain mengingatkan pengguna jalan, Ditlantas Polda Sumbar juga mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar.

Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian seluruh pihak. Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran, terutama pada kondisi lingkungan yang rawan terjadi penyebaran api.

Pesan tersebut sekaligus menjadi bagian dari edukasi keselamatan yang dilakukan Polantas kepada masyarakat. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya berkaitan dengan pengaturan arus lalu lintas dan penindakan pelanggaran, tetapi juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai berbagai kondisi yang dapat memengaruhi keselamatan perjalanan.

Komitmen Ditlantas Polda Sumbar dalam mengedepankan keselamatan pengguna jalan juga sejalan dengan berbagai kegiatan pelayanan dan pengaturan lalu lintas yang dilakukan jajaran Ditlantas di sejumlah wilayah Sumatera Barat. 

Dalam menghadapi kondisi kabut asap, masyarakat diharapkan tidak hanya mengandalkan petugas, tetapi juga memiliki kesadaran pribadi untuk berkendara secara aman. Pengendara perlu memastikan kendaraan dalam kondisi baik, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memperhatikan perubahan kondisi jalan dan jarak pandang.

Bagi pengendara yang merasa kondisi perjalanan sudah tidak aman akibat jarak pandang yang sangat terbatas, keselamatan harus menjadi prioritas utama. Tidak perlu memaksakan perjalanan dengan kecepatan tinggi hanya untuk mengejar waktu.

Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq juga terus mendorong terciptanya budaya berlalu lintas yang mengutamakan keselamatan dan kepedulian terhadap sesama pengguna jalan. Prinsip tersebut penting agar setiap orang yang berada di jalan dapat saling menghargai dan menjaga keselamatan bersama.

Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, diharapkan risiko kecelakaan lalu lintas yang berkaitan dengan kondisi jarak pandang terbatas dapat diminimalkan.

Ditlantas Polda Sumbar mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, mencegah Karhutla, serta tetap disiplin dalam berlalu lintas.

“Bersama jaga lingkungan untuk masa depan yang lebih baik. Utamakan keselamatan, kurangi kecepatan saat jarak pandang terbatas, dan selalu jaga jarak aman.”

Imbauan ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan bahwa keselamatan merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian, kedisiplinan dan kewaspadaan, perjalanan masyarakat di wilayah Sumatera Barat dapat berlangsung dengan lebih aman dan tertib.

Yun

Posting Komentar

0 Komentar