PADANG — Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam berlalu lintas. Pesan tersebut salah satunya disampaikan melalui imbauan yang ditampilkan oleh Sat PJR Induk Sumbar 2 Ditlantas Polda Sumbar, dengan mengajak seluruh pengguna jalan menjadikan tertib berlalu lintas sebagai bagian dari budaya sehari-hari.
Dalam materi imbauan tersebut, masyarakat diingatkan bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan semata-mata untuk menghindari pelanggaran maupun sanksi hukum, tetapi yang paling utama adalah menjaga keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.
Pesan “Tertib Berlalu Lintas, Cerminan Budaya Kita” menjadi salah satu penekanan bahwa perilaku pengendara di jalan raya mencerminkan tingkat kesadaran dalam menjaga keselamatan bersama.
Dirlantas Polda Sumbar Kombes Pol. H. M. Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., dalam berbagai kegiatan Ditlantas Polda Sumbar menekankan pentingnya disiplin dan kesadaran pribadi setiap pengguna jalan. Dalam pemberitaan September 2026, ia juga menyampaikan bahwa keselamatan di jalan membutuhkan disiplin pribadi, termasuk penggunaan perlengkapan keselamatan dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.
Salah satu hal utama yang menjadi perhatian adalah penggunaan helm Standar Nasional Indonesia (SNI) bagi pengendara sepeda motor. Helm merupakan perlengkapan keselamatan penting yang harus digunakan secara benar ketika berkendara.
Selain penggunaan helm, pengendara juga diingatkan untuk tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan yang aman. Kecepatan yang tidak terkendali dapat meningkatkan risiko kecelakaan dan mengurangi kemampuan pengendara untuk mengantisipasi kondisi yang muncul secara tiba-tiba di jalan.
Imbauan lainnya berkaitan dengan kelengkapan dokumen kendaraan. Pengendara diwajibkan membawa dan memiliki dokumen yang diperlukan, termasuk Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) sesuai ketentuan yang berlaku.
Materi imbauan Sat PJR Induk Sumbar 2 juga mengingatkan pengguna kendaraan agar memastikan kendaraannya berada pada posisi yang aman ketika berada di jalan. Pengendara perlu memperhatikan kondisi sekitar, menjaga jarak aman, serta tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Keselamatan Menjadi Prioritas
Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama antara pengendara, penumpang, pejalan kaki, maupun seluruh pengguna jalan.
Karena itu, kepatuhan terhadap aturan perlu dimulai dari kesadaran setiap individu. Pengendara diharapkan tidak menunggu adanya petugas atau operasi kepolisian untuk kemudian tertib, melainkan menjadikan keselamatan sebagai kebiasaan setiap kali menggunakan kendaraan.
Pesan tersebut sejalan dengan berbagai kegiatan Ditlantas Polda Sumbar yang menempatkan keselamatan masyarakat sebagai bagian penting dari pelayanan lalu lintas. Pada September 2026, Ditlantas Polda Sumbar juga melaksanakan kegiatan sosial dan kemanusiaan dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71.
Dirlantas Polda Sumbar bersama jajaran terus mengajak masyarakat agar membangun kesadaran bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk menciptakan keteraturan dan mengurangi risiko kecelakaan.
Jangan Jadikan Pelanggaran Sebagai Kebiasaan
Dalam kehidupan sehari-hari, berbagai pelanggaran lalu lintas terkadang dianggap sebagai hal biasa. Padahal, kebiasaan mengabaikan aturan dapat meningkatkan risiko bagi pengendara maupun orang lain.
Karena itu, pesan “Jangan sekali-sekali melanggar aturan lalu lintas” menjadi bagian penting dalam materi edukasi Sat PJR Induk Sumbar 2.
Masyarakat diharapkan memahami bahwa disiplin di jalan bukan hanya persoalan kepatuhan terhadap aparat, melainkan bentuk kepedulian terhadap keselamatan bersama.
Mulai dari menggunakan helm SNI, mematuhi batas kecepatan, membawa surat-surat kendaraan, memastikan kendaraan layak digunakan, hingga memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan setiap hari.
Melalui edukasi dan imbauan secara berkelanjutan, Ditlantas Polda Sumbar berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan lalu lintas semakin meningkat.
“Disiplin di Jalan, Kita Semua Selamat.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan berlalu lintas membutuhkan peran semua pihak.
Dengan budaya tertib dan disiplin, jalan raya di Sumatera Barat diharapkan dapat menjadi ruang bersama yang lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.
Muy )
0 Komentar