BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MEDIAONLINE "SENTRAL ONE"

Satu Komando, Satu Tujuan, Semua untuk Rakyat: Andi Irman Perkuat KGSAI Sumbar

PADANG, SUMBAR | Nama Andi Irman kini berada di posisi terdepan dalam struktur Dewan Pimpinan Daerah Komando Garuda Sakti Aliansi Indonesia (KGSAI) Provinsi Sumatera Barat. Dari basis organisasi di Kota Padang, KGSAI Sumbar membawa pesan yang cukup keras: membangun integritas, mengawal keadilan dan mengabdi untuk masyarakat.

Bukan hanya slogan, struktur DPD KGSAI Sumbar juga memperlihatkan adanya perangkat khusus yang diarahkan pada fungsi investigasi. Adlis dipercaya sebagai Koordinator Investigasi, didampingi Alizar dan Masrizal sebagai anggota. Kehadiran bidang tersebut menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian karena fungsi investigasi bersentuhan langsung dengan berbagai informasi dan persoalan yang berkembang di tengah masyarakat.

Di bawah Andi Irman, struktur organisasi tersebut dilengkapi Sanusi sebagai Wakil Ketua I dan Nufirman sebagai Wakil Ketua II. Untuk posisi sekretaris dipercayakan kepada Hendri, sementara Firma Lisa mengemban tugas sebagai Bendahara.

Sementara itu, Sefrianto ditempatkan pada bidang inventaris. Susunan tersebut memperlihatkan bahwa DPD KGSAI Sumbar telah membagi perangkat organisasi berdasarkan fungsi masing-masing, mulai dari pimpinan, kesekretariatan, keuangan, investigasi hingga inventaris.

Yang membuat pesan KGSAI Sumbar semakin tegas adalah lima isu yang secara terbuka mereka tampilkan sebagai sikap organisasi, yakni “Stop Pungli, Stop Narkoba, Stop Nepotisme, Stop Premanisme dan Stop Mafia.” Lima pesan tersebut bukan persoalan kecil karena semuanya berkaitan dengan keamanan, pelayanan publik, tata kelola, keadilan dan rasa aman masyarakat.

Pungutan liar, misalnya, dapat merugikan masyarakat ketika pelayanan yang seharusnya berjalan sesuai aturan justru disertai permintaan biaya di luar ketentuan. Sementara narkoba merupakan persoalan yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda. Karena itu, kedua isu tersebut membutuhkan perhatian serius dan penanganan berdasarkan hukum.

Begitu pula nepotisme dan premanisme. Jika praktik-praktik tersebut benar terjadi, dampaknya dapat menyentuh rasa keadilan masyarakat. Sedangkan istilah “mafia” yang digunakan dalam materi KGSAI merupakan isu yang sangat sensitif dan harus dibuktikan dengan data serta fakta sebelum seseorang atau suatu pihak dikaitkan dengan dugaan pelanggaran.

Di sinilah keberadaan Bidang Investigasi DPD KGSAI Sumbar menjadi penting. Setiap informasi masyarakat semestinya tidak berhenti sebagai cerita atau tudingan, tetapi harus diverifikasi, didokumentasikan dan dikonfirmasi kepada pihak terkait. Dengan demikian, fungsi pengawasan dapat berjalan secara objektif dan tidak berubah menjadi penghakiman sepihak.

KGSAI Sumbar juga menegaskan semboyan “Satu Komando – Satu Tujuan – Semua untuk Rakyat.” Kalimat tersebut menjadi garis besar arah organisasi. Artinya, seluruh struktur yang telah dibentuk dituntut mampu memberikan manfaat nyata, terutama ketika masyarakat membutuhkan ruang untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

Kantor DPD KGSAI Sumatera Barat tercantum berada di Jalan Padang–Painan KM 21, Perumahan Taman Pratama Indah Nomor 1, Cindakir, RT 001/RW 005, Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang. Lokasi tersebut menjadi pusat aktivitas kelembagaan sekaligus pintu komunikasi organisasi dengan masyarakat.

Pesan lainnya juga cukup lugas: “Perjuangan LK GSAI di Sumatera Barat masih panjang.” Pernyataan ini menunjukkan bahwa kepengurusan di bawah Andi Irman tidak ingin berhenti pada pembentukan struktur. Tantangan berikutnya adalah membuktikan melalui kegiatan konkret apakah KGSAI benar-benar mampu menjalankan fungsi pengawalan masyarakat sebagaimana yang mereka gaungkan.

Dengan adanya Ketua, dua wakil ketua, sekretaris, bendahara, koordinator investigasi beserta anggota dan bidang inventaris, DPD KGSAI Sumbar kini memiliki perangkat untuk bergerak. Tinggal bagaimana seluruh struktur tersebut menjaga integritas, bekerja berdasarkan fakta, menghormati hukum dan mampu membedakan antara aduan masyarakat, temuan lapangan, dugaan pelanggaran dan fakta yang telah terbukti.

Bagi publik, ukuran keberhasilan KGSAI Sumbar nantinya bukan semata-mata dari kerasnya slogan “lawan pungli, narkoba, nepotisme, premanisme dan mafia”. Ukurannya adalah keberanian mengawal persoalan secara profesional, tidak tebang pilih, transparan dalam menyampaikan hasil temuan dan membawa persoalan yang memenuhi unsur kepada institusi berwenang.

Andi Irman bersama jajaran DPD KGSAI Sumbar kini memikul pekerjaan besar: membuktikan bahwa organisasi yang membawa nama rakyat tersebut benar-benar mampu hadir ketika masyarakat membutuhkan pengawalan. Sebab pada akhirnya, integritas bukan hanya untuk dipajang dalam spanduk—integritas harus dibuktikan melalui keberanian, fakta dan kerja nyata di lapangan.

Data struktur DPD KGSAI Provinsi Sumatera Barat dalam naskah ini berdasarkan keterangan dan materi yang diterima redaksi. Redaksi terbuka terhadap klarifikasi, koreksi maupun hak jawab dari Ketua DPD KGSAI Sumbar Andi Irman dan pihak terkait lainnya sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Katim RMO Group | Wyndoee

Posting Komentar

0 Komentar