BREAKING NEWS

10/recent/ticker-posts

Right Button

test banner SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI MEDIAONLINE "SENTRAL ONE"

Ratusan Karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia Menanti Kepastian, Gaji 7 Bulan dan THR Belum Dibayarkan

Padang Pariaman, – Ratusan karyawan PT Bumi Sarimas Indonesia (BSI) yang berlokasi di Kecamatan Batang Anai, Kenagarian Kasang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, menyampaikan harapan agar pihak perusahaan segera membayarkan hak mereka berupa gaji yang tertunggak selama kurang lebih tujuh bulan serta Tunjangan Hari Raya (THR).

Harapan tersebut disampaikan para pekerja menjelang Hari Raya Idul Fitri yang semakin dekat. Bagi para karyawan, gaji dan THR merupakan hak yang sangat mereka butuhkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga serta menyambut hari kemenangan setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.

Berdasarkan surat pemberitahuan yang dikeluarkan oleh Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SP-RTMM SPSI) PT Bumi Sarimas Indonesia, para pekerja menyampaikan bahwa hingga saat ini gaji mereka selama tujuh bulan belum dibayarkan oleh pihak perusahaan.

Dalam surat bernomor 042/PUK SP-RTMM SPSI/BSI/I/2026 tertanggal 5 Maret 2026, pihak serikat pekerja bahkan telah menyampaikan pemberitahuan rencana aksi unjuk rasa kepada Kepala Kepolisian Resort Padang Pariaman.

Aksi tersebut rencananya diikuti sekitar 367 orang pekerja, dengan lokasi di Jalan Raya Padang – Bukittinggi KM 22, Duku, Padang Pariaman, yang merupakan kawasan operasional perusahaan.

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk penyampaian aspirasi para pekerja terkait hak mereka yang belum dipenuhi oleh pihak perusahaan.

Tuntutan Pembayaran Gaji dan THR

Dalam surat pemberitahuan tersebut dijelaskan bahwa tuntutan utama para pekerja adalah pembayaran gaji yang tertunggak selama tujuh bulan, yakni mulai dari Agustus, September, November, Desember, Januari, Februari, dan Maret, serta pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR).

Para karyawan menegaskan bahwa tuntutan tersebut merupakan hak yang semestinya mereka terima sebagai pekerja yang telah memberikan tenaga dan pengabdian kepada perusahaan.

Para pekerja berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan dengan baik oleh pihak manajemen perusahaan, sehingga tidak menimbulkan persoalan yang lebih luas.

Harapan Para Pekerja

Sejumlah karyawan mengungkapkan bahwa keterlambatan pembayaran gaji selama berbulan-bulan sangat berdampak terhadap kondisi ekonomi keluarga mereka.

Terlebih lagi saat ini masyarakat tengah menjalani bulan suci Ramadan dan bersiap menyambut Hari Raya Idul Fitri yang identik dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga.

Salah seorang pekerja menyampaikan bahwa gaji yang belum dibayarkan tersebut menjadi harapan utama bagi keluarganya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Anak-anak kami juga ingin merasakan kebahagiaan seperti anak-anak lainnya, memakai baju baru, menikmati hidangan hari raya, serta menjalankan kewajiban seperti membayar zakat fitrah. Kami hanya berharap hak kami dapat diberikan,” ungkap salah seorang karyawan.

Menurut para pekerja, permintaan tersebut bukanlah sesuatu yang berlebihan, melainkan hak yang memang sudah seharusnya diterima oleh setiap karyawan.

Mengharap Itikad Baik Perusahaan

Para pekerja juga menyampaikan harapan agar pihak PT Bumi Sarimas Indonesia dapat menunjukkan itikad baik dalam menyelesaikan persoalan ini.

Mereka berharap perusahaan dapat segera memberikan kepastian terkait pembayaran gaji dan THR, sehingga para karyawan dapat menjalani bulan Ramadan dengan lebih tenang serta menyambut Idul Fitri bersama keluarga.

Para pekerja juga menegaskan bahwa mereka berharap penyelesaian persoalan ini dapat dilakukan secara bijaksana, damai, serta melalui komunikasi yang baik antara perusahaan dan para pekerja.

Dalam suasana Ramadan yang penuh keberkahan, para karyawan berharap keadilan dapat terwujud bagi mereka yang selama ini telah bekerja dan mengabdikan diri di perusahaan tersebut.

“Kadang yang diminta seorang pekerja bukanlah kemewahan, melainkan keadilan. Karena dari keringat para pekerja itulah harapan keluarga bergantung,” ujar salah seorang pekerja lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PT Bumi Sarimas Indonesia belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan para karyawan tersebut.

(TIM)

Posting Komentar

0 Komentar