Tanimbar, Maluku (27/02/26) - Operasi Trisila 2026 resmi mendarat di Kepulauan Tanimbar, Maluku. Kehadiran unsur-unsur tempur TNI Angkatan Laut ini ditandai dengan aksi simulasi Pendaratan Raid Amphibi yang berlangsung dramatis di pesisir pantai Saumlaki.(25/02).
Demonstrasi Kekuatan di Garis Depan
Dalam latihan pendaratan tersebut, Pasukan pendarat Korps Marinir diterjunkan langsung dari KRI-Balongan 908 yang tergabung dalam Satgas. Dentuman meriam dan pergerakan taktis pasukan di bibir pantai menjadi tontonan sekaligus bukti kesiapsiagaan personel dalam menghadapi ancaman asimetris maupun konvensional.
Komandan Satgas Trisila 2026 menegaskan bahwa Saumlaki dipilih karena posisinya yang sangat strategis, berbatasan langsung dengan wilayah perairan internasional."Kehadiran kami di sini bukan sekadar latihan rutin, melainkan penegasan bahwa setiap jengkal tanah dan air di wilayah Kepulauan Tanimbar berada dalam pengawasan penuh TNI AL,"
Selain aspek pertahanan, kedatangan Satgas Trisila juga membawa dampak positif bagi ekonomi lokal. Interaksi antara personel TNI AL dengan warga diharapkan dapat memupuk kemanunggalan TNI-Rakyat serta meningkatkan rasa aman bagi para nelayan yang beroperasi di wilayah perbatasan
(Tim/Red)

0 Komentar