Jakarta - Prajurit Batalyon Infanteri 2 Marinir melaksanakan Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) Triwulan IV Tahun 2025 yang digelar di daerah latihan Puslatpurmar 6 Antralina, Sukabumi, Jawa Barat. Kegiatan latihan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemampuan prajurit guna meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan tempur. Rabu (7/01/2025).
Dalam latihan tersebut, para prajurit melaksanakan latihan menembak berbagai jenis senjata bantuan, meliputi Mortir Ringan, Mortir Sedang, Senjata Mesin Sedang (SMS), Grenade Launcher Machine (GLM), serta Rocket Propelled Grenade (RPG). Seluruh materi latihan dilaksanakan sesuai prosedur dan standar keamanan yang berlaku, dengan pengawasan ketat dari pelatih serta unsur pengendali latihan.
Di sela-sela latihan Danyonif 2 Marinir Letkol Marinir Helilintar Setiojoyo Laksono, S.E, mengatakan bahwa latihan tersebut bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan dasar prajurit dalam mengoperasikan senjata bantuan secara tepat, cepat, dan aman, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Yonif 2 Marinir di berbagai medan penugasan.
Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan latihan ini juga menanamkan sikap disiplin, tanggung jawab, serta soliditas antarprajurit. Diharapkan melalui latihan yang berkesinambungan, prajurit Yonif 2 Marinir senantiasa siap menghadapi setiap tantangan tugas yang diberikan oleh satuan.
Pelaksanaan Latihan Perorangan Kesenjataan Triwulan IV Tahun 2025 ini menjadi wujud komitmen Yonif 2 Marinir dalam menjaga dan meningkatkan kemampuan tempur prajurit demi mendukung kesiapan operasional Korps Marinir TNI Angkatan Laut.
(Tim/Red)

0 Komentar