Momiwaren, Manokwari Selatan (05/02/26) – Kodam XVIII/Kasuari kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kekuatan teritorial yang solid melalui pembinaan prajurit Tamtama TNI AD. Hal tersebut disampaikan oleh Irdam XVIII/Kasuari Brigjen TNI Tri Saktiyono saat memimpin upacara penutupan Pendidikan Pertama Tamtama TNI AD Gelombang III Tahun Anggaran 2025 yang digelar di Rindam XVIII/Kasuari, Momiwaren, Selasa (04/02).
Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Darat yang dibacakan Irdam XVIII/Kasuari, ditegaskan bahwa Tamtama TNI AD yang disiapkan dalam Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) memiliki peran strategis sebagai kekuatan awal dalam mendukung tugas-tugas kewilayahan. Para prajurit ini dibentuk tidak hanya untuk memiliki kemampuan fisik dan teknik militer, tetapi juga ketangguhan mental serta kepekaan sosial dalam menghadapi dinamika masyarakat.
Kasad menekankan bahwa seluruh bekal ilmu, keterampilan, dan pengalaman yang diperoleh selama pendidikan harus dijadikan landasan utama dalam membangun jati diri prajurit. Karakter sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional menjadi nilai utama yang harus melekat dalam setiap pelaksanaan tugas, baik di lingkungan satuan maupun saat berada di tengah masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan, prajurit Tamtama dituntut untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui semangat belajar dan berlatih tanpa henti. Naluri keprajuritan harus senantiasa diasah, seiring dengan pengembangan potensi pribadi agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks, khususnya dalam mendukung stabilitas dan pembangunan wilayah teritorial Kodam XVIII/Kasuari.
Pada kesempatan tersebut, Kasad juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur penyelenggara pendidikan yang telah menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. Ucapan selamat turut disampaikan kepada para prajurit muda yang resmi dilantik dan akan melanjutkan pengabdian di satuan masing-masing.
Sebanyak 296 prajurit Tamtama TNI AD secara resmi dilantik dalam upacara tersebut. Kegiatan ini turut dihadiri oleh pejabat utama Kodam XVIII/Kasuari, Wadan rindam XVIII/Kasuari, Kabag SDM Polres Manokwari Selatan, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD XVIII/Kasuari, serta keluarga prajurit. Kehadiran para tamu undangan menjadi simbol dukungan moral sekaligus kebanggaan atas keberhasilan para prajurit muda menyelesaikan pendidikan dasar militer.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan demonstrasi kemampuan dasar keprajuritan yang ditampilkan oleh para mantan siswa Dikmata TNI AD. Aksi tersebut menunjukkan kesiapan prajurit Tamtama dalam menjalankan tugas sebagai garda terdepan TNI AD, khususnya dalam memperkuat ketahanan wilayah dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
(TK)

0 Komentar